<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Primapradhitya</title>
	<atom:link href="http://primapradhitya.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://primapradhitya.wordpress.com</link>
	<description>SMK NEGERI 2 PURWOKERTO</description>
	<lastBuildDate>Tue, 28 Apr 2009 05:32:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='primapradhitya.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Primapradhitya</title>
		<link>http://primapradhitya.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://primapradhitya.wordpress.com/osd.xml" title="Primapradhitya" />
	<atom:link rel='hub' href='http://primapradhitya.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>KKPI</title>
		<link>http://primapradhitya.wordpress.com/2009/04/28/kkpi/</link>
		<comments>http://primapradhitya.wordpress.com/2009/04/28/kkpi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2009 05:26:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>primapradhitya</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://primapradhitya.wordpress.com/2009/04/28/kkpi/</guid>
		<description><![CDATA[Nama Borobudur Borobudur sisi lainBanyak teori yang berusaha menjelaskan nama candi ini. Salah satunya menyatakan bahwa nama ini kemungkinan berasal dari kata Sambharabhudhara, yaitu artinya “gunung” (bhudara) di mana di lereng-lerengnya terletak teras-teras. Selain itu terdapat beberapa etimologi rakyat lainnya. Misalkan kata borobudur berasal dari ucapan “para Buddha” yang karena pergeseran bunyi menjadi borobudur. Penjelasan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=primapradhitya.wordpress.com&amp;blog=6551522&amp;post=26&amp;subd=primapradhitya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://primapradhitya.files.wordpress.com/2009/04/borobudurthumbnail.jpg?w=420" alt="borobudurthumbnail" title="borobudurthumbnail"   class="alignleft size-full wp-image-25" /></p>
<p>Nama Borobudur</p>
<p>Borobudur sisi lainBanyak teori yang berusaha menjelaskan nama candi ini. Salah satunya menyatakan bahwa nama ini kemungkinan berasal dari kata Sambharabhudhara, yaitu artinya “gunung” (bhudara)<span id="more-26"></span> di mana di lereng-lerengnya terletak teras-teras. Selain itu terdapat beberapa etimologi rakyat lainnya. Misalkan kata borobudur berasal dari ucapan “para Buddha” yang karena pergeseran bunyi menjadi borobudur. Penjelasan lain ialah bahwa nama ini berasal dari dua kata “bara” dan “beduhur”. Kata bara konon berasal dari kata vihara, sementara ada pula penjelasan lain di mana bara berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya kompleks candi atau biara dan beduhur artinya ialah “tinggi”, atau mengingatkan dalam bahasa Bali yang berarti “di atas”. Jadi maksudnya ialah sebuah biara atau asrama yang berada di tanah tinggi.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/primapradhitya.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/primapradhitya.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/primapradhitya.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/primapradhitya.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/primapradhitya.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/primapradhitya.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/primapradhitya.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/primapradhitya.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/primapradhitya.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/primapradhitya.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/primapradhitya.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/primapradhitya.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/primapradhitya.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/primapradhitya.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=primapradhitya.wordpress.com&amp;blog=6551522&amp;post=26&amp;subd=primapradhitya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://primapradhitya.wordpress.com/2009/04/28/kkpi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1c9b50897fb3e42144a87320f189d960?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">primapradhitya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://primapradhitya.files.wordpress.com/2009/04/borobudurthumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">borobudurthumbnail</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>pendidikan sebagai investasi jangka panjang</title>
		<link>http://primapradhitya.wordpress.com/2009/03/27/pendidikan-sebagai-investasi-jangka-panjang/</link>
		<comments>http://primapradhitya.wordpress.com/2009/03/27/pendidikan-sebagai-investasi-jangka-panjang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Mar 2009 12:51:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>primapradhitya</dc:creator>
				<category><![CDATA[pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://primapradhitya.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=primapradhitya.wordpress.com&amp;blog=6551522&amp;post=20&amp;subd=primapradhitya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=primapradhitya.wordpress.com&amp;blog=6551522&amp;post=20&amp;subd=primapradhitya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://primapradhitya.wordpress.com/2009/03/27/pendidikan-sebagai-investasi-jangka-panjang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1c9b50897fb3e42144a87320f189d960?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">primapradhitya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Candi, Gunung Dan Telaga Ini Adalah Tempat Suci Yang Terkait Dengan Para Praktisi Dimasa Lampau</title>
		<link>http://primapradhitya.wordpress.com/2009/03/04/candi-gunung-dan-telaga-ini-adalah-tempat-suci-yang-terkait-dengan-para-praktisi-dimasa-lampau/</link>
		<comments>http://primapradhitya.wordpress.com/2009/03/04/candi-gunung-dan-telaga-ini-adalah-tempat-suci-yang-terkait-dengan-para-praktisi-dimasa-lampau/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2009 05:05:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>primapradhitya</dc:creator>
				<category><![CDATA[kategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://primapradhitya.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Tara Temple atau Candi Kalasan terletak di Dusun Kalibening, Kelurahan Tirtomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman. Candi ini berdiri 20 meter dari pinggir jalan Jogja-Solo kilometer ke-13, dapat dilihat dari pinggir jalan. Lokasi dapat dicapai dengan mudah menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum (bis jurusan Jogja-Solo). Di dalam candi terdapat sebuah arca Dewi Tara yang sangat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=primapradhitya.wordpress.com&amp;blog=6551522&amp;post=9&amp;subd=primapradhitya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tara Temple atau Candi Kalasan terletak di Dusun Kalibening, Kelurahan Tirtomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman. Candi ini berdiri 20 meter dari pinggir jalan Jogja-Solo kilometer ke-13, dapat dilihat dari pinggir jalan. Lokasi dapat dicapai dengan mudah menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum (bis jurusan Jogja-Solo).<br />
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://primapradhitya.wordpress.com/2009/03/04/candi-gunung-dan-telaga-ini-adalah-tempat-suci-yang-terkait-dengan-para-praktisi-dimasa-lampau/"><img src="http://img.youtube.com/vi/7AR9q8X8UdM/2.jpg" alt="" /></a></span><br />
Di dalam candi terdapat sebuah arca Dewi Tara yang sangat besar (dilihat dari besarnya tahta Dewi Tara yang tertinggal), namun kini arca tersebut tidak ada lagi. Candi Kalasan juga situs yang dikunjungi Bhumisambhara setiap tahunnya.</p>
<p>CANDI KALASAN<br />
Bodhisattva Mahabhalaprabha Pembuka Jalan Bhumisambhara</p>
<p>Candi Kalasan<br />
<img class="alignnone" src="http://www.bhumisambhara.org/Gambar/Kalasan.jpg" alt="" width="135" height="132" /></p>
<p>Candi Borobudur adalah perwujudan dari alam Arya Sabda (Suara Utama) yang berasal jauh pada berkalpa-kalpa yang lampau. Disini merupakan bodhimanda dari empat orang Buddha, dengan Buddha utama yang mencapai pencerahan adalah: Sang Buddha Awan Mulia di atas Gunung Segala Kebajikan.<span id="more-9"></span></p>
<p>Dalam pencerahannya Sang Buddha tersebut menjelmakan dirinya dalam bentuk Panca Tathagata. Yaitu: Buddha Aksobhya di bagian timur, Buddha Ratnasambhava di selatan, Buddha Amitabha di barat, Buddha Amogasiddha di utara, dan Buddha Vairocana di tengah-tengahnya.</p>
<p>Beliau juga memancarkan prabha-Nya ke seluruh jagad raya, mematangkan potensi kebaikan semua makhluk dan membersihkan segala bentuk derita serta penyebab derita.</p>
<p>Pada saat itu beliau memiliki seorang siswa yaitu Bodhisattva Mahabhala Prabha, dimana ia mengungkap kembali sepuluh macam kegiatan para Buddha ketika menjadi Bodhisattva serta mengungkapkan berbagai penghias di alam-alam para Buddha.Hal mana yang diukirkan dalam sepuluh kategori tema di lorong-lorong candi.</p>
<p>Candi ini bukan saja tempat untuk berdoa, akan tetapi juga untuk memperteguh usaha para praktisi Mahayana dalam mengusahakan kesempurnaan penimbunan kebajikan dan penimbunan kebijaksanaan berdasarkan suri tauladan Maha Bodhisattva sendiri maupun Bodhisattva Sudhana Kumara. Candi Borobudur merupakan candi utama yang dikunjungi Bhumisambhara setiap tahunnya.</p>
<p>Sang Buddha Dalam Wujud Keemasannya<br />
CANDI BOROBUDUR<br />
Candi Bhumisambhara</p>
<p>Sang Buddha</p>
<p>CANDI MENDUT 	Candi Mendut sesungguhnya merupakan bangunan candi yang menggambarkan pemutaran Dharmacakra oleh Sang Buddha segera setelah beliau mencapai pencerahan. Yaitu yang diungkapkan di dalam Mahavaipulya Avatamsaka Sutra.</p>
<p>Di dalam candi terdapat semua istadevata baik yang disinggasanakan di dalam maupun di luar. Yang di dalam adalah Buddha Shakyamuni (Srisakyasimha Mahavairocana), di samping kanannya Arya Avalokiteshvara, sedangkan di samping kirinya Arya Vajrapani. Sedangkan yang di luar dipahatkan di dinding di keempat sisi masing-masing; di samping kiri pintu masuk Bodhisattva Ksitigarbha, di samping kanan pintu masuk Arya Sarvanivarana-viskambini, di pojok kanan dinding kiri Bodhisattva Maitreya, yang di tengah Mahacundi, sedang di pojok kirinya Arya Samantabhadra, di dinding belakang yang di tengah Avalokiteshvara Jnanasagara, pojok kanan Arya Avalokiteshvara, pojok kiri Arya Vajrapani; yang di dinding kanan yang di tengah Bhagavati Prajnaparamita, pojok kanan Arya Manjushri, pojok kiri Arya Akasagarbha.</p>
<p>Di dinding kiri kanan pintu masuk terdapat ukiran pohon Kalpavreksa, Dewi Hariti (Pelindung anak-anak), Dewa Kuvera. Sedangkan di dalam relung-relung yang terdapat di dinding bagian dalam terdapat para Buddha.</p>
<p>Tempat ini merupakan tempat suci Buddhis yang terkait dengan Candi Borobudur. Candi ini juga dikunjungi Bhumisambhara setiap tahunnya.</p>
<p>Candi Mendut</p>
<p>Candi Plaosan terletak di Dusun Plaosan, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, sekitar 2 km ke arah timur laut dari kompleks percandian Prambanan. Dari Jalan Raya Jogja-Solo atau tepatnya sebelah timur kompleks Candi Prambanan beloklah ke kiri (utara) dan susuri jalan sampai tikungan ke arah kanan (timur) dan melewati kantor suaka Peninggalan Sejarah Purbakala Jawa Tengah. Candi terletak 300 meter dari kantor tersebut. Di dalam candi utama terdapat arca delapan Bodhisattva utama: Arya Maitreya, Arya Samanthabadhra, Arya Avalokiteshvara, Arya Akashagarbha, Arya Ksitigarbha, Arya Sarvanivaranaviskambini, Arya Manjushri, dan Arya Vajrapani. Candi Plaosan juga dikunjungi Bhumisambhara setiap tahunnya.<br />
CANDI PLAOSAN<br />
Candi Plaosan</p>
<p>Manjushri Grha atau Candi Sewu terletak di samping kompleks Candi Prambanan. Dari Jalan Raya Jogja-Solo, tepatnya sebelah timur kompleks Candi Prambanan, beloklah ke kiri (utara) dan susuri jalan sampai terlihat Candi Sewu di sebelah kiri jalan. Candi ini merupakan mandala yang disebut Dharmadhatu Vagishvari Manjushri. Dahulu di dalam candi utama terdapat sebuah arca Arya Manjushri yang sangat besar. Sayangnya kini arca tersebut sudah tidak ada lagi. Situs ini juga dikunjungi Bhumisambhara setiap tahunnya.<br />
CANDI SEWU (MANJUSHRI GRHA)<br />
Candi Sewu</p>
<p>Abhaya Giri Vihara yang berada di situs Keraton Ratu Boko terletak 2 km sebelah selatan Candi Prambanan, tepatnya di Dusun Kawung, Kelurahan Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Sleman. Untuk menuju ke lokasi, dari simpang tiga Candi Prambanan anda harus berbelok ke arah selatan (Jalan Jogja-Piyungan) sampai menemukan sebuah bukit dengan pepohonan hijau dan asri dan pintu masuk Keraton Ratu Boko. Jalan alternatif lainnya adalah terus melintasi Jalan Jogja-Piyungan dan pada kilometer ketiga terdapat simpang tiga. Ambil arah ke kiri (timur) menuju Ratu Boko, Candi Barong, atau Banyunibo (ada papan petunjuk). Sebelum sampai di Candi Barong (kira-kira 2 km) belok kiri (utara) dan ikuti jalan desa yang menanjak dan berliku sampai pintu gerbang Kompleks Ratu Boko. Abhaya Giri Vihara merupakan salah satu situs yang dikunjungi Bhumisambhara setiap tahunnya<br />
ABHAYAGIRI VIHARA<br />
Candi Abhayagiri</p>
<p>Candi Jajaghu atau Candi Jago terletak di Kecamatan Tumpang, Malang . Di dalam candi terdapat Arca Buddha Avalokiteshvara Amogaphasa beserta para pengiringnya: Sudhanakumara, Cyanatara (Tara Hijau), Hayagriva, dan Bhrekuti. Arca Amogaphasa dikelilingi oleh 13 dewa, Dyani Buddha, dan Dewi Tara. Arca Buddha Amogaphasa tersebut kini diletakkan di samping bangunan candi oleh karena bangunan candi yang utama telah runtuh. Situs ini dikunjungi Bhumisambhara di bulan Oktober 2003.<br />
CANDI JAGO<br />
Candi Jago</p>
<p>CANDI SUMBERAWAN 	Candi Sumberawan berada di Singasari Malang Jawa Timur. Berada di lereng Gunung Arjuna. Dekat dengan mata air yang sangat besar. Negarakrtagama menyebutnya &#8216;Kasuranggan&#8217; atau Tempat Para Dewa. Aslinya berada ditengah-tengah telaga. Hingga hari ini tempat tersebut masih kuat nuansa sakralnya. Mungkin ini stupa Yogi Agung.<br />
Candi Sumberawan</p>
<p>CANDI JABUNG<br />
Candi Jabung (Bajrajina Prajnaparamitapura) adalah stupa yang di dalamnya disinggasanakan Bhagavati Prajnaparamita. Tempat ini menurut Negarakertagama terkait dengan kegiatan agung Mahayogi Mpu Baradah, yaitu tempat di mana beliau menjejakkan kaki setelah membagi dua Kerajaan Panjalu menjadi Kahuripan dan Jenggala. Pembangunannya sendiri sebagai dedikasi atas wafatnya seorang bhiksuni yang merupakan leluhur Raja Hayamwuruk yang telah memusatkan diri pada ajaran Prajnaparamita. Situs ini juga dikunjungi Bhumisambhara di bulan Oktober 2003.</p>
<p>Candi Jabung</p>
<p>CANDI PORTIBI 		Candi Portibi berada didaerah Gunung Tua, Mandailing Natar, Kota terdekat adalah Padang Sidempuan. Penyebaranya meliputi 100 km persegi. Merupakan pusat tantra pada masanya.<br />
Candi Portibi</p>
<p>CANDI MUARA TAKUS 	Candi Muara Takus berada di Kampar, Riau. Berasal dari jaman Sriwijaya, menunjukan tanda-tanda sebagai pusat Mahayana Tantra di masa lampau. Masih dihormati oleh masyarakat setempat.<br />
Candi Muara Takus</p>
<p>TELAGA RANU GEMBOLO 							BUKIT SIGUNTANG<br />
Telaga Ranu Gembolo<br />
Bukit Siguntang</p>
<p>GUNUNG SEMERU<br />
GUNUNG PENANGGUNGAN<br />
Gunung Penanggungan<br />
Gunung Semeru</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/primapradhitya.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/primapradhitya.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/primapradhitya.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/primapradhitya.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/primapradhitya.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/primapradhitya.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/primapradhitya.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/primapradhitya.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/primapradhitya.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/primapradhitya.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/primapradhitya.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/primapradhitya.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/primapradhitya.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/primapradhitya.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=primapradhitya.wordpress.com&amp;blog=6551522&amp;post=9&amp;subd=primapradhitya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://primapradhitya.wordpress.com/2009/03/04/candi-gunung-dan-telaga-ini-adalah-tempat-suci-yang-terkait-dengan-para-praktisi-dimasa-lampau/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1c9b50897fb3e42144a87320f189d960?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">primapradhitya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.bhumisambhara.org/Gambar/Kalasan.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Candi Sewu</title>
		<link>http://primapradhitya.wordpress.com/2009/02/19/candi-sewu/</link>
		<comments>http://primapradhitya.wordpress.com/2009/02/19/candi-sewu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Feb 2009 01:44:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>primapradhitya</dc:creator>
				<category><![CDATA[kategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://primapradhitya.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Candi Sewu, Terletak di Dukuh Bener, Desa Bugisan Kecamatan Prambanan. Jarak dari kota Klaten ± 15 km kearah barat. Candi ini terdiri dari sebuah candi induk yang diapit oleh candi Perwara yang berjumlah 240 buah dan candi Apit 8 buah. Karena jumlah candi tersebut cukup banyak maka disebut candi Sewu. Candi ini didirikan pada abad [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=primapradhitya.wordpress.com&amp;blog=6551522&amp;post=3&amp;subd=primapradhitya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" src="http://www.bhumisambhara.org/Gambar/Candi-Sewu.jpg" alt="" width="359" height="240" /></p>
<p><a href="http://www.bhumisambhara.org/Tempat%20Suci.html">Candi Sewu</a>, Terletak di Dukuh Bener, Desa Bugisan Kecamatan Prambanan. Jarak dari kota Klaten ± 15 km kearah barat. Candi ini terdiri dari sebuah candi induk yang diapit oleh candi Perwara yang berjumlah 240 buah dan candi Apit 8 buah.<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://primapradhitya.wordpress.com/2009/02/19/candi-sewu/"><img src="http://img.youtube.com/vi/fo15Il2Dg2s/2.jpg" alt="" /></a></span><span id="more-3"></span> Karena jumlah candi tersebut cukup banyak maka disebut candi Sewu. Candi ini didirikan pada abad IX oleh salah seorang penganut agama Budha Maha Yana Luas Candi 14.059.488 m2 Fungsi sebagai obyek wisata peninggalan benda bersejarah Pengunjung rata rata ± 2.000 orang tiap bulan</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/primapradhitya.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/primapradhitya.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/primapradhitya.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/primapradhitya.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/primapradhitya.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/primapradhitya.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/primapradhitya.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/primapradhitya.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/primapradhitya.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/primapradhitya.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/primapradhitya.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/primapradhitya.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/primapradhitya.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/primapradhitya.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=primapradhitya.wordpress.com&amp;blog=6551522&amp;post=3&amp;subd=primapradhitya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://primapradhitya.wordpress.com/2009/02/19/candi-sewu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1c9b50897fb3e42144a87320f189d960?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">primapradhitya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.bhumisambhara.org/Gambar/Candi-Sewu.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://primapradhitya.wordpress.com/2009/02/12/hello-world/</link>
		<comments>http://primapradhitya.wordpress.com/2009/02/12/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2009 02:10:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>primapradhitya</dc:creator>
				<category><![CDATA[kategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=primapradhitya.wordpress.com&amp;blog=6551522&amp;post=1&amp;subd=primapradhitya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/primapradhitya.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/primapradhitya.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/primapradhitya.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/primapradhitya.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/primapradhitya.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/primapradhitya.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/primapradhitya.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/primapradhitya.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/primapradhitya.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/primapradhitya.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/primapradhitya.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/primapradhitya.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/primapradhitya.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/primapradhitya.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=primapradhitya.wordpress.com&amp;blog=6551522&amp;post=1&amp;subd=primapradhitya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://primapradhitya.wordpress.com/2009/02/12/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1c9b50897fb3e42144a87320f189d960?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">primapradhitya</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
